Friday, 13 July 2018

Soes Kering Keju



Soes Kering Keju

Bahan :
250 ml air
100 gr margarin
1/4 sdt garam
125 gr tepung terigu
50 gr keju parut
3 butir telur
1 sdt baking powder

Cara membuat :
1. Masukkan air, garam dan margarin dalam panci. Aduk dan biarkan mendidih. Matikan kompor.
2. Tuang terigu sambil diaduk hingga kalis. Biarkan sebentar hingga uap adonan hilang.


3. Masukkan adonan dalam mixing bowl lalu tambahkan telur, baking powder dan keju parut. Mixer hingga adonan tercampur rata.



4. Masukkan adonan dalam plastik segitiga yang telah diberi spuit.
5. Semprotkan adonan ke atas loyang yang telah dialasi baking paper.



6. Panggang dengan suhu 190 - 200 ° c selama 20 menit. Jangan buka tutup pintu oven, agar soes tidak melempem. Setelah 20 menit, turunkan suhu ke 150° c, dan panggang lagi hingga soes benar-benar kering, sekitar 15-20 menit lagi. Kenali dengan oven masing-masing.

Selamat mencoba ya!

Peanut Choco Thumbprint cookies



Peanut Choco Thumbprint Cookies

Bahan :
100 gr butter
50 gr margarin
120 gr gula halus
1 kuning telur
225 gr terigu Kunci Biru
20 gr tepung maizena
20 gr susu bubuk
1/2 sdt baking powder
200 gr kacang tanah, sangrai dan blender kasar

Filling : Dark compound chocolate, lelehkan

Cara membuat :
1. Kocok butter, margarin dan gula halus hingga pucat dan mengembang. Masukkan kuning telur, kocok rata.


*Pada foto ini tampak 2 kuning telur, karena saya bikin 2 resep.

2. Masukkan terigu, Susu bubuk, maizena dan baking powder. Aduk rata dengan spatula.




3. Bulatkan adonan hingga membentuk bulatan kecil seperti ukuran kelereng. Lalu gulingkan ke kacang yang telah diblend kasar. Lakukan hingga adonan habis.



4. Susun di loyang lalu tekan tengahnya dengan jempol hingga membentuk cekungan. Isi bagian cekungan dengan coklat. Gunakan piping bag untuk mempermudah.

5. Panggang di oven dengan suhu 180° c selama 35 menit. Setelah matang, angkat lalu dinginkan. Susun dalam toples.

Tuesday, 10 April 2018

Cookies Alfabet




Bismillahirrohmanirrohim...
Kali ini saya akan membagikan resep cookies alfabet. Sebenarnya ini adalah sugar cookies biasa, hanya bentuknya saja yang berbeda yakni berbentuk alfabet. Kebetulan saya memang punya cutter cookies bentuk alfabet yang sudah lama dibeli tapi belum pernah sama sekali digunakan. Akhirnya sengaja disempatkan untuk membuat cookies ini, walaupun dari awal sudah kebayang bakalan ribet sewaktu menghias cookiesnya. Tapi ya sudah dibawa asik aja, sekalian baking time bersama anak-anak. Mereka berebutan mau bantuin cetak cookies nya, dan paling excited pas menghias dengan icing. Sibuk pilih huruf sesuai nama mereka dan mau pilih sendiri warna icingnya, sudah kebayang kan hebohnya kita.. hehe

Kali ini tidak ada tutorial foto step by step ya, karena kebetulan cookies ini saya buat malam sehabis isya, setelah itu disimpan dulu. Besoknya baru bikin icing nya dan dihias. Jadi saya tidak sempat foto step by step nya. Berikut ini adalah cutter cookies yang saya pakai, atau bisa pakai bentuk lain ya jika tidak punya cetakan seperti ini. 



Cookies Alfabet

Bahan :
300 gr tepung terigu serbaguna
30 gr tepung maizena
75 gr kacang tanah kupas kulit, sangrai dan haluskan 
100 gr gula halus
100 gr margarin
70 gr butter
2 butir kuning telur
1/2 sdt vanili bubuk

Bahan royal icing :
1 putih telur
170 gr gula halus
1 tetes essens vanila
1 sdm air perasan jeruk nipis
Pewarna makanan merah, kuning, hijau muda dan biru

Membuat royal icing :
>>>Kocok putih telur hingga berbusa lalu tambahkan air perasan jeruk nipis. Kocok lagi sambil menambahkan gula halus sedikit demi sedikit lalu tambahkan essens vanila. Kocok hingga adonan kokoh (soft peak). Bagi adonan menjadi 4 bagian, teteskan pewarna makanan merah, kuning, hijau muda dan biru. Aduk rata. Masukkan dalam piping bag dan icing siap digunakan.




Cara membuat :
1. Kocok margarin, butter dan gula halus dengan mixer hingga lembut. Lalu tambahkan kuning telur satu persatu, kocok hingga tercampur rata. Matikan mixer.
2. Masukkan kacang tanah, aduk rata.
3. Masukkan tepung terigu, maizena dan vanili sedikit demi sedikit sambil aduk adonan dengan spatula. Jika dirasa adonan masih terlalu lembek, tambahkan​ lagi sedikit terigu.
4. Gilas dan ratakan adonan dengan ketebalan sesuai selera, sekitar 0,5 cm. Lalu cetak menggunakan alfabet cutter cookies. Celupkan cutter cookies ke tepung sebelum mencetak, agar adonan tidak lengket.
5. Susun cookies di loyang yang telah dialasi baking paper atau dioles tipis margarin. Panggang di oven dengan suhu 160° c selama 20-25 menit. Panggang hanya hingga cookies berwarna kekuningan saja, karena nanti cookies akan dipanggang sekali lagi setelah dihias.
6. Angkat dan tunggu hingga cookies dingin dan cookies siap dihias dengan royal icing.
7. Panggang lagi cookies yang telah dihias dengan suhu 120° c selama 10-15 menit hingga icing mengeras. Proses pemanggangan yang kedua ini selain untuk mengeraskan icing juga bertujuan untuk mematikan mikroba yang mungkin ada dalam putih telur.


Taraaa...fresh from the oven..




Semoga bermanfaat ya...

Tuesday, 3 April 2018

Gluten free choco chips cookies

Assalamu'alaikum.. Sudah lama sekali rasanya tak update resep baru disini. Sekarang agak jarang bikin dessert karena sedang mengurangi makan yang manis-manis, buat program diet.. ciee.. doakan agar konsisten yaa.. Ini pun bebikin karena permintaan bocah. Sekalian coba resep cookies gluten free nya bund Nina, sayang gak bisa dimention ya. Saya sering mampir blog beliau, dan saya juga punya lo buku resep nya. Oh iya, tepung gluten free bisa digantikan dengan tepung terigu biasa ya. Resep asli mbak nina hanya pake choco chips saja, disini saya tambahkan dried coconut flakes alias kelapa kering. Supaya lebih kaya rasa, dan membuat cookiesnya lebih harum. Yukk langsung lihat resepnya..



Gluten free choco chips cookies

Bahan :
170 gr butter
100 gr gula pasir halus
100-120 gr gula palem
1 butir telur utuh
1 kuning telur
2 tetes vanilla essens
220 gr tepung serbaguna gluten free (saya pake merk Ladang Lima)
1/4 sdt garam
1/2 sdt soda kue
150 gr choco chips
50 gr dried coconut flakes

Cara membuat :
1. Kocok butter, gula pasir dan gula palem sekitar 1 menit.



2. Tambahkan vanilla essens dan telur, kocok rata.




3. Masukkan tepung, soda kue dan garam, aduk dengan spatula.


4. Masukkan choco chips dan coconut flakes, aduk rata. Simpan adonan dalam plastic wrap, dan diamkan di kulkas sekitar 1 jam.




5. Keluarkan adonan dari kulkas, ambil secukupnya adonan, bentuk dengan menggunakan dua sendok. Letakkan di loyang yang telah dioles tipis margarin atau dialasi baking paper. (Adonan jangan dipegang2 dengan tangan agar tidak mudah meleber)


6. Panggang di oven dengan suhu 170°c selama 12-15 menit. Setelah matang cookies memang empuk jika dipegang, biarkan cookies di loyang sebentar hingga mengeras. Biarkan dingin lalu simpan dalam toples.

Satu resep di atas bisa jadi 1 toples ukuran besar, atau kalau toples kecil bisa jadi dua toples. Kalo bocah bilang ini kue yang terkenal seperti yang dijual di toko itu. Mereka excited sekali. Selamat mencoba ya..

Sunday, 1 April 2018

Choco Banana Muffin (Gluten Free)

   Sebelum membicarakan tentang gluten free, yuk kita bahas apa sih gluten itu?
   Gluten adalah campuran amorf (bentuk tak beraturan) dari protein yang terkandung bersama pati dalam endosperma (dan juga tepung yang dibuat darinya) beberapa serealia terutama gandum, gandum hitam dan jali (barley). Dari ketiganya, gandumlah yang paling tinggi kandungan glutennya. Kandungan gluten dapat mencapai 80% dari total protein dalam tepung, dan terdiri dari protein gliadin dan gluteni. Gluten membuat adonan kenyal dan dapat mengembang karena bersifat kedap udara. (Source : Wikipedia)

 Gluten merupakan salah satu jenis protein yang biasanya terkandung di dalam gandum hasil persilangan (Triticale), gandum biasa, dan jelai atau barley. Jika Anda melihat makanan yang memiliki kemasan bertuliskan gluten-free atau bebas gluten berarti makanan tersebut tidak mengandung protein gluten. (Source : www.alodokter.com/menelusuri-makna-gluten-free)
  Gluten diklaim sebagai penyebab masalah kesehatan karena tidak dapat dicerna oleh tubuh kita. Seperti dikutip dari Washington Post, Alessio Fasano pendiri serta direktur Center for Celiac Research and Treatment di Massachusetts General Hospital mengatakan bahwa memang benar di tubuh kita tidak ditemukan enzim yang tepat untuk mencerna protein kompleks pada gluten. Ketika sistem imun mendeteksi adanya gluten, maka sistem imun akan melawan dan mencoba menyingkirkan komponen gluten dalam tubuh. Namun pada sebagian orang, sistem imun nya mampu untuk mengatasi keberadaan gluten.
     Tepung gluten free biasanya harganya lebih mahal dari tepung terigu. Namun bisa dimodifikasi dengan menggunakan tepung beras atau tepung maizena. Tentu dengan perbandingan yang sesuai. Secara pribadi saya belum pernah bereksperimen dengan tepung-tepungan tersebut, tapi saya punya teman yang senang mencampur tepung-tepungan seperti itu untuk mendapatkan tepung gluten free. Saya lebih memilih membeli saja tepung gluten free tersebut, yang saya pakai dari brand Ladang Lima.
      Dan berikut salah satu resep cemilan gluten free.


Choco Banana Muffin (Gluten Free)
Bahan A :
4 buah pisang kepok, lumatkan
1 butir telur ukuran besar
85 ml minyak goreng
110 gr gula pasir

Bahan B : 
150 gr tepung serba guna gluten free (saya pakai merk Ladang Lima)
30 gr coklat bubuk
3/4 sdt baking powder
1/2 sdt baking soda

Cara membuat :
1. Campur masing-masing bahan A dan bahan B dalam wadah terpisah.
2. Lalu tuang bahan A ke wadah berisi bahan B. Aduk hingga adonan tercampur rata. Jangan over mixed ya.



3. Tuangkan adonan ke dalam cetakan muffin yang telah dialasi cup kertas. Tuang adonan hingga setinggi 3/4 cetakan. Lalu beri irisan pisang.

4. Panggang di oven dengan suhu 180° c selama 20-25 menit. (Sesuaikan oven masing-masing) .
*Untuk 16 buah muffin

Saturday, 10 March 2018

Siomai kuah kacang





   Siomai adalah salah satu jenis dim sum. Dalam bahasa Mandarin, makanan ini disebut shaomai, sementara dalam bahasa Kanton disebut siu maai. Kulit siomai adalah serupa dengan kulit pangsit. Makanan ini konon berasal dari Mongolia Dalam.
   Dalam masakan Indonesia, terdapat berbagai jenis variasi siomai berdasarkan daging untuk isi, mulai dari siomai ikan, ayam, udang, kepiting atau campuran daging ayam dan udang. Bahan untuk isi dicampur dengan sagu atau tapioka. Di beberapa daerah, siomai tidak selalu dibungkus dengan kulit dari tepung terigu (kulit pangsit).
  Siomai biasanya disajikan dengan beberapa jenis bahan pelengkap. Pelengkap siomai yang biasa disajikan antara lain telur ayam rebus dan sayuran seperti kentang, pare dan kubis. Sebelum dihidangkan, biasanya siomai dan bahan pelengkapnya dikukus agar dapat disajikan dalam kondisi hangat. Tahu bakso (tahu putih dan tahu kulit yang diisi adonan tapioka) juga dapat dimasukkan ke dalam jenis siomai. Karena itulah di Jawa Barat, siomai juga populer dengan sebutan Bakso Tahu.
    Siomai umumnya dihidangkan dengan siraman saus kacang yang dibuat dari kadang tanah yang dihaluskan dan diencerkan dengan air, dan ditambahkan berbagai bumbu lainnya. (Source : Wikipedia)
Siomai kuah kacang

Bahan :
500 gr daging ikan giling
100 gr telur kepiting
200 - 250 gr tepung sagu tani
2 butir telur
5 batang daun bawang, iris halus
1 buah wortel ukuran kecil, parut 
6 siung bawang putih, cincang
1 sdt merica
1 sdm saos tiram
1 sdm kecap asin
Secukupnya garam

Bahan kuah kacang :
250 gr kacang tanah
5 siung bawang putih
1 butir kentang kupas kulit
7 cabe rawit
10 cabe merah besar
10 sdm kecap manis
3 sdm saos sambal
1/2 gula merah ukuran kecil
2 buah jeruk kunci / jeruk sambal
350-500 ml air matang
Garam secukupnya

Pelengkap :
Kentang 
Pare
Tahu
Kol
Telur rebus
Pangsit
DLL sesuai selera

Cara :
1. Membuat siomai :
 campur semua bahan siomai menjadi satu, aduk rata menggunakan tangan. Bentuk bulat adonan seperti membuat bakso, lalu rebus di air mendidih. Angkat jika sudah mengapung, tandanya sudah matang. Bisa juga adonan diisi ke dalam tahu atau pangsit.




2. Membuat kuah kacang :
Goreng kacang tanah kurang lebih 5 menit, angkat sisihkan.. Lalu goreng cabe, bawang putih dan kentang menggunakan minyak bekas menggoreng kacang tanah, lalu sisihkan.
3. Masukkan kacang tanah dan semua bahan yg tadi di goreng ke dalam blender, tambahkan gula merah dan air 350 ml, lalu blend hingga halus.. (jika masih susah diblender, tambahkan lagi sedikit air)
4. Siapkan wajan dan masukkan minyak goreng sekitar 20 sdm (bisa ditambah / dikurangi sesuai selera), masukkan bumbu yang telah diblender tadi.. tambahkan kecap manis, garam, perasan jeruk kunci, masak hingga harum lalu koreksi rasa..
Bila bumbu masih kental tambahkan air panas saat akan disajikan, sisa bumbu yang kental bisa disimpan di wadah tertutup di kulkas..
5. Setelah semua bahan matang tata di piring lalu siram dengan kuah kacang.. Tambahkan lagi kecap manis dan saos sambal jika suka.

Saturday, 3 March 2018

Muffin Cempedak


    Cempedak adalah tanaman buah-buahan dari famili Moraceae. Bentuk buah, rasa dan keharumannya seperti nangka, meski aromanya kerap kali menusuk kuat mirip buah durian. Tanaman ini berasal dari Semenanjung Malaya, dan menyebar luas mulai dari wilayah Tenasserim di Burma Thailand, dan sebagian Kepulauan Nusantara : Sumatera, Borneo, Sulawesi, Maluku hingga Papua. Juga terdapat di Jawa bagian Barat. (Source : Wikipedia)


      Buah dimakan dalam keadaan segar atau diolah terlebih dulu. Daging buah cempedak, kadang-kadang beserta bijinya sekali, diberi tepung, gula atau garam dan digoreng, dijadikan camilan minum teh atau kopi. Bijinya dapat digoreng, direbus atau dibakar, sebelum dimakan dengan campuran sedikit garam. Buah mudanya, sebagaimana nangka muda, dapat dijadikan sayur.
      Salah satu olahan buah cempedak adalah muffin seperti yang saya buat ini. Muffin lembut dengan aroma yang semerbak.

Muffin Cempedak

Bahan :
300 gr pure cempedak (daging buah cempedak yang dihaluskan, saya menggunakan chopper)
250 gr margarin
180 gr gula pasir halus
2 butir telur
Setetes vanilla ekstrak
250 gr tepung terigu
1/2 sdt baking powder
1/2 sdt baking soda
Sejumput garam
220 ml susu cair
Segenggam kacang almond panggang, cincang
Setetes pewarna kuning

Topping : almond slice

Cara membuat :
1. Menggunakan mixer, kocok margarin dan gula hingga mengembang dan warnanya menjadi pucat.



2. Masukkan telur dan vanilla ekstrak, kocok lagi hingga rata.





3. Masukkan terigu, baking powder, baking soda dan garam, sambil diayak. Kocok rata.



4. Masukkan susu cair perlahan sambil dikocok rata.



5. Masukkan pure cempedak dan kacang almond cincang, dan setetes pewarna kuning lalu aduk dengan spatula hingga rata.



6. Tuang adonan ke dalam cetakan muffin yang telah dialasi paper cup, tuang hingga 3/4 tinggi cetakan. Taburi almond slice.



7. Panggang di oven dengan suhu 160-170 ° c selama 25-30 menit. Sesuaikan dengan oven masing-masing.



*Untuk 28 buah muffin