Saturday, 19 August 2017

Lempah Kedondong Iga Sapi


Lempah kuning merupakan makanan khas dari daerahku, Bangka. Yang paling dicari biasanya lempah kuning ikan, karena di sini yang paling menonjol adalah hasil lautnya. Ikan segar bisa dengan mudah ditemukan setiap hari, baik di pasar atau pun di beberapa pantai tertentu. Lempah kuning adalah masakan berkuah berbumbu kuning sesuai namanya. Dilengkapi dengan irisan nanas, sehingga memberi rasa asam manis yang segar. Tak hanya ikan, daging ayam atau sapi pun enak dimasak lempah kuning. Untuk lempah kuning yang menggunakan daging sapi atau Iga sapi lebih enak menggunakan daun kedondong muda. Karena menggunakan daun kedondong, masakan ini lebih harum dibandingkan lempah kuning ikan yang hanya menggunakan nanas. Rasanya? Hmm..maknyus..

Lempah Kedondong Iga Sapi

Bahan :
1 kilo iga / tulang rusuk sapi, potong2
5 - 7 tangkai pucuk kedondong
100 ml air asam jawa (encer saja)
1,5 - 2 liter air bersih
Gula dan garam secukupnya

Bumbu halus :
13 siung bawang merah
3 siung bawang putih
3 ruas lengkuas
4 ruas kunyit
3 butir kemiri
1 ruas jahe
10 buah cabe merah besar
10 buah cabe rawit
1 sdm terasi
1/2 sdt merica
1/2 sdt ketumbar

Cara membuat :

1. Rebus iga dan air hingga mendidih lalu tambahkan air asam dan bumbu halus. 
2.  Bumbui dengan gula dan garam. Masak hingga daging lunak. Koreksi rasa.
3. Masukkan daun kedondong, lalu masak lagi hingga bumbu meresap. Sajikan hangat.

Selamat menocba kuliner khas kampung ku yaa..


Friday, 18 August 2017

Ikan Acar Kuning


Ikan Acar kuning ini masakan favorit saya dari dulu. Sekarang jadi kesukaan anak-anak juga. Resepnya didapat dari Ibu saya. Yang paling saya ingat waktu dulu pertama kali minta resep ini, waktu itu saya tanya berapa banyak kemiri yang dibutuhkan. Ibu saya bilang makin banyak kemirinya makin enak. Kalau tanya resep sama Ibu saya ya begitu, hanya ngasih tau bumbu apa aja tanpa detail berapa banyak yang dibutuhkan. Jadi selanjutnya saya pake ilmu kira-kira. Kalau sedang timbul males, saya biasanya masak ikan acar ini aja tanpa masak sayur lagi. Karena sudah ada wortel sama timunnya.

Ikan acar kuning

Bahan :
5 ekor ikan kembung, bersihkan
1 buah timun ukuran sedang, buang bijinya, iris memanjang
1 buah wortel ukuran sedang, iris memanjang
50 ml air asam jawa
Air bersih secukupnya
Gula dan garam secukupnya
Cabe rawit utuh, secukupnya

Bumbu halus :
10 siung bawang merah
3 siung bawang putih
5 butir kemiri
1 ruas lengkuas
3 ruas kunyit
2 buah cabe merah besar
3 buah cabe rawit

Cara membuat :
1. Lumuri ikan yang telah dibersihkan dengan garam dan perasan jeruk kunci, diamkan sebentar lalu goreng hingga matang. Sisihkan.
2. Tumis bumbu halus hingga harum, lalu tambahkan air asam jawa dan sedikit lagi air bersih. Biarkan mendidih.
3. Bumbui dengan gula dan garam.
4. Masukkan irisan wortel, setelah wortel hampir lunak baru masukkan irisan timun dan cabe rawit utuh. Koreksi rasa. Jika sudah pas matikan kompor.
5. Siapkan ikan goreng di piring saji, lalu siram kuah acar kuning ke atas ikan goreng. Atau bisa juga ikan goreng langsung di masukkan ke wajan berisi kuah acar. Saya lebih suka kuah acarnya disiram saja supaya ikan masih terasa kriuknya.

Alhamdulillah ya atas rezeki hari ini. Masih bisa makan siang dengan menu lengkap ikan dan sayurannya. Masak beres sekarang waktunya makan siang..


Semoga postingan ini bisa menginspirasi teman-teman semua ya..

Thursday, 17 August 2017

Bolu Jadul Merah Putih




Warna merah putih di bulan Agustus ini kelihatan menonjol dibanding warna lain. Semua serba merah putih, turut menyemarakkan suasana HUT Kemerdekaan RI tercinta. Dan kue saya pun demikian, gak mau ketinggalan meramaikan semarak merah putih ini. Kali ini saya membuat bolu jadul yang kemarin-kemarin sempat hits di Instagram, karena bahannya simple dan bolu ini tanpa emulsifier. Meskipun begitu, hasilnya enak dengan tekstur yang lembut. Telatnya saya, baru coba resep ini sekarang. Telat lebih baik daripada tidak sama sekali kaan.. Nah bolu jadul nya saya beri topping strawberry dan keju parut, untuk menyesuaikan dengan tema merah putih. Bolunya pun saya tambahkan 2 tetes pewarna merah. 

Bolu Jadul Merah Putih

Bahan :
4 butir telur utuh 
100 gr gula pasir 
100 gr terigu serbaguna
20 gr susu bubuk 
1/2 Sdt vanila essens
Pewarna merah secukupnya
75 gr mentega, lelehkan

Topping : 
Strawberry jam
Fresh strawberry
Keju cheddar parut


Cara membuat:
1. Panaskan oven 180° C
2. Oles loyang (saya pakai loyang persegi uk 20 cm) dengan margarin dan taburi tepung. Sisihkan.
3. Kocok telur dan gula sampai putih pucat mengembang, sekitar 15 menit.



4. Masukkan sedikit2 tepung dan susu sambil diayak, aduk rata. Jangan overmixed.



5. Masukkan butter leleh, essens vanila, dan pewarna merah lalu aduk balik hingga rata. Pastikan tidak ada yg mengendap di bawah.




6. Masukkan adonan ke dalam loyang.
7. Panggang di oven sekitar 25 - 35 menit. Sesuaikan oven masing-masing.

8. Setelah matang, segera keluarkan dari loyang agar bolu tidak menciut.
9. Hias sesuai selera.


Resep buttercream :
250 gr mentega putih / shortening
5 sdm susu kental manis 

Cara membuat : 
1. Kocok mentega putih menggunakan mixer -/+ 20 menit kecepatan sedang sampai kental agak lembut.
2. Tambahkan susu kental manis.
3. Kocok lagi hingga lembut dan mengembang.
4. Buttercream siap di gunakan.


Setelah seluruh permukaannya kue tertutup buttercream. Separuh bagiannya olesi dengan strawberry jam dan tata irisan buah strawberry di atasnya. Separuh lagi taburi keju parut.

Taraaa.. bolu jadul merah putih nya sudah siap..





Bolunya lembut, bagian merah dengan topping strawberry nya kesukaan abang Ken, Kalo adek sukanya yang keju. Kalo saya semua sukaa.. Kamu suka yang mana??

Saturday, 12 August 2017

Puding Alpukat Mocca





Alpukat merupakan jenis buah yang memiliki kandungan lemak tinggi, sekitar 20 kali lebih tinggi dibanding buah-buahan lain. Rasanya creamy dan gurih mirip mentega. Salah satu manfaat buah alpukat dalam diet adalah kandungan lemaknya yang bisa mensubtitusi kebutuhan lemak hewani seperti daging.


Nama latin tanaman alpukat adalah Persea americana, diyakini berasal dari Amerika Tengah. Buah ini dikenalkan ke Indonesia oleh Hindia Belanda sekitar tahun 1920-1930. Belanda saat itu membawa alpukat ke Indonesia untuk memenuhi kebutuhan lemak masyarakat yang tinggal di pegunungan.
Dalam satu sajikan buah alpukat (sekitar 50 gram) mengandung 80 kalori, 8 gram lemak, 4 gram karbohidrat dan sekitar 1 gram protein. Selain itu terdapat juga berbagai macam vitamin seperti C, B6, E dan K. Juga mengandung mineral pentig seperti magnesium dan potassium.
Sebagian besar kalori buah alpukat dipenuhi dari lemak. Namun tidak perlu cemas, lemak yang terdapat dalam alpukat merupakan lemak nabati yang sehat yang didominasi oleh monosaturated fat. Jenis lemak ini dibutuhkan tubuh kita, bahkan mendukung kesehatan kardiovaskular atau jantung. Lemak tipe ini kaya akan HDL, jenis kolesterol baik yang dibutuhkan tubuh kita. (Source : https://alamtani.com/kandungan-nutrisi-dan-manfaat-buah-alpukat/)
Alpukat bisa diolah menjadi berbagai macam minuman atau makanan manis. Paling gampang biasanya dibuat jus, smoothies, atau bisa juga dibuat puding. Saya membuat puding alpukat dengan lapisan mocca sebagai variasinya. 

Puding Alpukat Mocca

Bahan A :
750 ml susu cair plain
300 gr daging buah Alpukat
1 bungkus agar-agar bubuk
150 gr gula pasir (bisa ditambah atau dikurangi sesuai selera)

Bahan B :
600 ml susu cair plain
35 gr ( 2 sachet kecil) bubuk  kopi instant (saya pakai nescafe original)
2 tetes pasta mocca
75 gr gula pasir 
3/4 bungkus agar-agar bubuk

Cara membuat :
1. Lapisan A :
Blend daging buah Alpukat dengan 250 ml susu cair hingga halus. Sisihkan.


Masukkan bubuk agar, gula dan 500 ml susu cair ke dalam panci, aduk rata. Lalu masak hingga mendidih. Biarkan uap panasnya hilang, lalu tuang adonan alpukat susu ke dalam adonan yang dimasak tadi. Aduk rata.
*Jangan mencampur alpukat saat adonan agar masih di atas kompor, karena nanti akan terasa pahit.





Tuang adonan ke dalam loyang yang telah disiapkan.

2. Lapisan B : Masukkan semua bahan ke dalam panci, aduk rata dan masak hingga mendidih. Biarkan uap panasnya hilang, lalu tuang secara perlahan dengan sendok sayur ke atas lapisan A. Pastikan lapisan pertama sudah agak mengeras bagian permukaannya.



Tunggu hingga puding set, masukkan kulkas agar lebih cepat.




Setelah set, puding siap dinikmati. Bisa juga disajikan dengan vla, kebetulan saya tidak sempat lagi bikin vla. Dimakan begini saja sudah enak kok.



Kelebihan adonannya saya cetak di cetakan popsicle, terlihat lucu ya. Bisa bikin anak-anak lebih semangat kalau bentuknya seperti ini.



Yuuk bikin sendiri di dapurmu.. Selamat mencoba!

Saturday, 5 August 2017

Green tea Muffin


Muffin merupakan salah satu dessert yang cukup mudah untuk dibuat, karena membuat muffin tidak perlu menggunakan mixer. Tinggal campur bahannya, aduk dan panggang. Banyak yang masih sulit membedakan cupcake dan muffin. Padahal kalau lihat di toko kue atau bakery, cupcake dan muffin itu mudah dibedakan. Keduanya memang disajikan dalam cup kertas, tapi cupcake selalu tampil cantik dengan frosting buttercream,, sedangkanebih simple. Para bakers bahkan menyebut cupcake sebagai “kue mini” sedangkan muffin adalah “roti kilat (quick bread) mini”. Selain itu masih banyak hal-hal yang membedakan dua dessert ini. Yuk, simak penjelasannya.

Dari segi bahan

Pada dasarnya, cupcake dan muffin dibuat dari bahan utama yang sama yaitu tepung, telur, mentega, gula, dan susu. Bedanya, cupcake menggunakan tepung protein rendah sedangkan muffin pakai terigu serbaguna atau tepung protein sedang. Kadang muffin juga pakai tepung gandum sehingga tekstur akhirnya benar-benar crumbly.
Selain tepung, perbedaan dua makanan kecil ini bisa dilihat dari pemakaian lemak untuk baking-nya. Lemak di sini misalnya mentega, margarin, atau minyak. Nah, cupcake biasanya pakai mentega atau margarin agar teksturnya lembut dan padat. Muffin biasa menggunakan mentega atau minyak sayur seperti minyak zaitun atau minyak kelapa murni.
Salah satu pembeda cupcake dan muffin yang paling ketara adalah bahan campuran. Cupcake selalu dibuat polos tanpa isian, sedangkan muffin bisa dikreasikan dengan banyak jenis isian seperti buah kering, chocolate chips, kacang, atau lainnya. Namun meski tanpa isi, cupcake selalu hadir dalam berbagai rasa seperti vanila, coklat, red velvet, green tea, dan sebagainya.
Dari segi proses pembuatan
Seperti halnya kue, pembuatan adonan adalah hal krusial untuk cupcake. Creaming antara mentega/margarin dengan gula sangat penting dilakukan agar tekstur adonan lembut dan tercampur rata. Kalau muffin, yang penting adalah bahan kering dan bahan basah dapat tercampur rata, tapi tak perlu sampai adonannya jadi lembut. Oleh karena itu, mengaduk adonan cupcake memang lebih lama daripada adonan muffin.
Waktu pemanggangan dua dessert ini juga berbeda, lho. Meskipun waktunya beda tipis, cupcake biasa dipanggang kurang lebih 20-25 menit sedangkan muffin maksimal 30 menit.
Dari segi hasil panggangan dan penyajian
Ketika mengeluarkan muffin dan cupcake dari panggangan, coba perhatikan dua penganan ini. Cupcake pasti berukuran lebih kecil dari muffin dan bagian atasnya bertekstur halus dan lebih rapi. Sebaliknya, muffin pasti crumbly dan tak beraturan. Lalu setelah dingin, cupcake diberi frosting buttercream sedangkan muffin dibiarkan polos. (Source : resepkoki)
Sudah paham ya beda cupcake dan muffin. Jangan sampai salah lagi. Untuk resep cupcake yang sudah pernah saya posting bisa dilihat disini. Dan resep muffin bisa dilihat dibawah ini ya. Kali ini saya membuat green tea muffin. 

Green tea Muffin

Bahan kering :
240 gr tepung terigu serbaguna
60 gr gula pasir halus
50 choco chips putih
1/2 sdt baking powder
2 sdt green tea powder




Bahan basah :
200 ml susu cair
2 butir telur, kocok lepas
4 sdm margarin, lelehkan




Topping : almond slice

Cara membuat :
1. Campur semua bahan kering dan aduk rata. Dalam wadah lain campur semua bahan bahan basah, aduk rata. 
2. Masukkan adonan basah ke adonan kering. Aduk balik dengan spatula hingga rata. Jangan overmixed karena jika tidak muffin akan bantat.

3. Tuang adonan ke dalam paper cup atau cetakan muffin hingga 3/4 tinggi cetakan. Lalu taburi almond slice.




4. Panggang di oven (yang telah dipanaskan sebelumnya) dengan suhu 200°c api bawah selama 15 menit. Setelah itu, turunkan suhu ke 170°c dan lanjutkan memanggang 15 menit lagi.

*Untuk 15 cup muffin


Semoga apa yang saya share bisa bermanfaat, dan jangan lupa dicoba resepnya ya.. Jazakallah khairan..

Thursday, 3 August 2017

Banana Pineapple Popsicle


Assalamu'alaikum.. 
Belakangan ini saya sedang hobi membuat fruit popsicle aka es loli buah untuk anak-anak. Tepatnya setelah tau trik bagaimana mengeluarkan popsicle tersebut dari cetakannya. Karena selama ini sebetulnya sudah sering bikin, tapi selalu nyangkut dan stiknya saja yang terlepas. Setelah saya cari tahu ternyata cetakan nya mesti direndam dengan air sebentar saja agar pops bisa terlepas sempurna. Yippii..semenjak itu jadi rajin bikinin pops untuk anak-anak. Minimal kalau lagi cuaca panas terik, punya sesuatu yang seger di kulkas buat dinikmati. Dan yang penting anak-anak tidak perlu merengek jika mau jajan es sejenis ini. Karena saya tipe orangtua yang suka cemas jika harus membeli jajanan di luar, apalagi jika warnanya terlalu gonjreng. Takut banyak bahan tambahan lain yang tidak bagus untuk tubuh terutama untuk anak-anak. Makanya sebisa mungkin cemilan buat anak-anak dibuat sendiri, atau kalaupun harus jajan mesti selektif sekali. Pokoknya mah selagi masih bisa dan sempat semuanya akan saya buat sendiri. Kalau punya stok pops seperti ini di rumah emaknya tenang, anak pun senang. Buah-buahannya bisa diganti sesuai selera dan permintaan anak-anak. Yuk bikin popsicle ala kamu.


Cetakan yang saya pakai seperti ini ya penampakannya :



Banana-pineapple Popsicle

Bahan :
2 buah pisang madu
1 buah nanas ukuran kecil
(3/4 bagian untuk diblend, 1/4 bagian lagi iris kecil)
1 sdm perasan jeruk lemon
4 sdm whipcream (bisa diskip)
2 sdm madu

Cara membuat :
• Siapkan cetakan popsicle, lalu masukkan irisan nanas.
• Blend semua bahan hingga halus, lalu tuang ke dalam cetakan.
• Bekukan di freezer selama 4 jam, atau hingga mengeras sempurna.

*Untuk 15 popsicle

Wednesday, 26 July 2017

Unicorn Ogura Cake


Ogura cake merupakan cake pertama yang saya buat dengan teknik mengocok putih telur terpisah, dan dulu rasanya sangat repot membuat ogura ini. Apalagi waktu itu juga merupakan kali pertama saya memanggang cake dengan teknik au bain marie.  Apa tuh? Namanya sangat asing sekali di telinga saya. Dan ketika cake nya sukses mengembang, saya langsung terpana sekaligus terharu. By the way, au bain marie adalah istilah dari Perancis untuk teknik memanggang kue dengan cara merendam loyang utama berisi adonan kue di loyang lain yang lebih besar berisi air. Biasa disebut juga waterbath. Cake yang dipanggang dengan teknik ini hasilnya akan lembut dan moist walaupun dipanggang lama. Jenis dessert yang dipanggang dengan teknik ini antara lain cheesecake dan klappertart. Dulu terasa repot karena saya baru mulai hobi baking, sekarang alhamdulillah sudah banyak paham dan Ogura cake ini paling sering saya buat. Mulai dari yang original, pandan, coklat, taro dan sekarang versi rainbow dengan warna pastel, Unicorn Ogura Cake. Ogura cake merupakan cake asal Batu pahat, Malaysia. Meskipun jika kita lihat dari namanya, lebih mirip seperti kata dalam bahasa Jepang. Darimana pun asalnya, saya berterimakasih sekali dengan penemu resep ini. Ogura cake sekarang salah satu cake andalan saya.

Unicorn Ogura Cake

Bahan :
Bahan A :
5 kuning telur
1 butir telur utuh
60 ml minyak sayur
65 ml susu cair (atau santan kental)
65 gr terigu Kunci Biru, ayak
15 gr tepung maizena, ayak

Bahan B :
5 putih telur
100 gr gula pasir halus
1 sdm perasan jeruk nipis


Cara membuat :

1. Siapkan loyang persegi uk 20-22 cm. Lapisi bagian dalamnya dengan baking paper dan bungkus bagian luarnya dengan aluminium foil untuk mencegah rembesan air.


2. Campur dan aduk semua bahan  A menggunakan whisk hingga halus dan tidak bergerindil. Adonan tidak terlalu kental tapi tidak encer. 



3. Bagi adonan menjadi 4 bagian, beri setetes food coloring. Aduk rata.


4. Dalam wadah lain, kocok putih telur hingga berbusa, masukkan perasan jeruk nipis. Kocok lagi. Masukkan gula sedikit demi sedikit. Kocok terus hingga soft peak.


* Pastikan wadah dan alat untuk mengocok putih telur kering dan bebas lemak, karena jika tidak putih telur akan sulit mengembang.


5. Bagi rata meringue ke setiap adonan berwarna. Aduk balik dengan spatula. Jangan overmixed ya.



6. Setelah tercampur rata, tuang adonan dengan sendok ke dalam loyang yg sudah di lapisi dgn baking paper. Masukan adonan selang seling secara acak hingga adonan habis. Hentakkan loyang sebelum masuk ke oven untuk membebaskan gelembung udara. 




7. Panggang dengan teknik au bain marie atau waterbath (isi air setinggi kira-kiran 1 cm saja). Panggang dengan suhu 160-170° c selama 45-50 menit, tergantung oven masing-masing.


Setelah matang, segera keluarkan dari oven dan balik di cooling rack. Lepaskan baking papernya pelan-pelan. Tunggu hingga cake dingin baru dipotong.


Semoga apa yang saya share bisa bermanfaat ya, Dan jangan lupa untuk coba resep ini di dapurmu.. Terima kasih..